BREAKING

Airlangga Hartarto Ikut Sebar 65 Ribu Apem Yaa Qowiyyu di Klaten

Maulana Ayub2 menit baca86 views
Airlangga Hartarto Ikut Sebar 65 Ribu Apem Yaa Qowiyyu di Klaten
ribuan warga ikut tradisi sebaran apem (foto:Ayub/sorot.co)

Jatinom, (klaten.sorot.co)--Ribuan warga memadati Lapangan Klampeyan, Kecamatan Jatinom, Klaten, Jumat (31/7/2026), untuk mengikuti puncak tradisi Sebaran Apem Yaa Qowiyyu. Tahun ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto turut hadir dan ikut menyebarkan apem kepada masyarakat.

Airlangga mengikuti prosesi bersama Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dan jajaran Forkopimda. Tradisi diawali dengan arak-arakan dua gunungan apem dari kompleks Masjid Gedhe Jatinom menuju Lapangan Klampeyan.

Setelah didoakan oleh Dewan Pembina Pengelola Pelestari Peninggalan Kiai Ageng Gribig (P3AKG), sekitar 65 ribu apem disebarkan kepada masyarakat dari gunungan maupun dua menara yang berada di tengah lapangan.

Ribuan warga yang telah menunggu sejak pagi langsung berebut apem. Mereka rela berdesakan, bahkan membawa payung, kain, hingga wadah khusus untuk menangkap apem yang dilempar dari atas menara.

Airlangga mengaku bersyukur kembali dapat mengikuti tradisi yang menurutnya memiliki ikatan emosional dengan sejarah keluarganya.

"Alhamdulillah tahun ini saya bisa hadir lagi ikut tradisi Yaa Qowiyyu. Di sini seperti pulang ke rumah kampung halaman," ujarnya.

Menurut Airlangga, tradisi yang telah berlangsung selama ratusan tahun tersebut tidak hanya menjadi wujud syukur kepada Allah SWT, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat melalui meningkatnya kunjungan wisatawan.

Sementara itu, Dewan Pembina P3AKG KRT Muhammad Daryanta menjelaskan, tradisi Yaa Qowiyyu digelar setiap bulan Safar setelah salat Jumat untuk mengenang dakwah Kiai Ageng Gribig. Apem yang dibagikan berasal dari kata afwun yang bermakna ampunan, sehingga menjadi simbol permohonan ampun kepada Allah SWT sekaligus ajakan untuk saling berbagi.

"Tahun ini jumlah apem yang disebarkan sekitar 65 ribu buah, meningkat dibandingkan tahun lalu," katanya.

Bagikan:

Berita Terkait