Klaten, (klaten.sorot.co)--Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-222 Kabupaten Klaten dimanfaatkan untuk mengenalkan kembali keberadaan Titik Nol Kilometer Klaten yang selama ini belum banyak diketahui masyarakat. Kegiatan napak tilas menuju titik bersejarah tersebut digelar usai upacara peringatan hari jadi, Kamis (30/7).
Titik Nol Kilometer Kabupaten Klaten berada di Jalan Pemuda Nomor 62, Tegalputihan, Bareng, Kecamatan Klaten Tengah. Lokasi tersebut menjadi penanda pusat Kabupaten Klaten dan memiliki nilai historis sebagai awal perkembangan pemerintahan daerah.
Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, mengakui dirinya baru mengetahui secara pasti letak Titik Nol Kilometer. Menurutnya, masih banyak masyarakat yang juga belum mengenal keberadaan penanda sejarah tersebut sehingga perlu terus diperkenalkan.
"Ternyata fun fact-nya, tidak hanya saya, tetapi juga masih banyak masyarakat yang belum mengetahui letak Titik Nol Kilometer Klaten," ujarnya.
Ia mengatakan Titik Nol Kilometer bukan sekadar penanda geografis, tetapi juga menjadi simbol awal berkembangnya pusat pemerintahan dan kehidupan masyarakat Kabupaten Klaten.
"Titik Nol Kilometer itu sudah ada dan harus terus kita sosialisasikan kepada masyarakat agar warga mengetahui bahwa pusat Kota Klaten dimulai dari titik tersebut," katanya.
Selain napak tilas, Pemerintah Kabupaten Klaten juga menegaskan komitmennya untuk menjaga dan melestarikan cagar budaya serta peninggalan sejarah yang tersebar di berbagai wilayah. Salah satunya melalui penyusunan peraturan daerah tentang pelestarian cagar budaya.
Pemkab Klaten juga telah menyiapkan museum di kawasan Monumen Juang sebagai tempat penyimpanan sementara benda-benda bersejarah. Namun, museum tersebut dinilai masih memerlukan pengembangan agar mampu menjadi pusat edukasi sekaligus penyimpanan artefak yang lebih representatif.
"Insyaallah ketika anggarannya sudah mencukupi, kita akan membangun museum yang lebih representatif agar mampu menampung berbagai artefak peninggalan masa lalu," ujar Hamenang.
Ia menambahkan hingga kini masih banyak benda-benda bersejarah ditemukan di wilayah Klaten. Temuan tersebut menjadi salah satu bukti bahwa Klaten memiliki jejak sejarah panjang dan pernah menjadi bagian penting dari pusat peradaban kerajaan pada masa lampau.




