Panggang, (gunungkidul.sorot.co)--Sebanyak ratusan warga Padukuhan Gebang, Kalurahan Girisuko, Kapanewon Panggang, Kabupaten Gunungkidul, masih mengalami kesulitan akses air bersih. Dari jumlah tersebut, sekitar 230 KK atau 718 jiwa tercatat menjadi kelompok yang paling terdampak.
Lurah Girisuko, Jamin Paryanto mengatakan, untuk mengatasi permasalahan tersebut, pemerintah daerah bersama pemerintah kalurahan, serta didukung oleh lembaga swasta yakni Arbeiter-Samariter-Bund (ASB) dan Habitat for Humanity memberikan bantuan penyediaan sarana air bersih.
Di wilayah Padukuhan Gebang, ASB menyalurkan bantuan penyediaan air bersih dengan cara mengangkat air dari sumber Wuluh Kumet menuju bak reservoir berkapasitas 20.000 liter.
Sementara Habitat meluncurkan program penyambungan pipa 525 sambungan rumah (SR) yang tersebar di empat padukuhan yakni Gebang, Pacar, Sanglor 1, dan Sanglor 2.
“Untuk penyambungan SR ditargetkan selesai Bulan Juli,” ujar Jamin, Selasa (05/05/2026).
Selain penyediaan akses air, Habitat juga berencana membantu program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) untuk 35 KK.
Sementara itu Carik Girisuko, Wahyu Setyoningsih menyebutkan bahwa sejak adanya bantuan tersebut, biaya pembelian air bersih dari tangki swasta yang sebelumnya mencapai Rp 150 ribu per tangki, kini dapat ditekan lebih murah menjadi Rp 100 ribu per tangki air.
“Kami bersyukur bantuan itu bisa lebih meringankan beban masyarakat saat musim kemarau, sehingga kedepan warga diharapkan tidak beli air dari tangki swasta” ucapnya. (wheny)




